Shopping Cart Shopping Cart      Login - Register
Royal Icing 101
Category : Tips & Tricks
Friday   07 February 2014

Di buku-buku tentang menghias kue kering, cara paling klasik yang sering digunakan adalah dengan royal icing. Mengapa klasik? Mungkin karena royal icing adalah resep yang paling sederhana dibandingkan dengan fondant, printed sugar, printed chocolate, atau spidol makanan (edible marker). Hanya dengan mencampur putih telur dan gula halus, kita bisa berkreasi sebanyak-banyaknya.

Namun membuat hiasan dengan royal icing tidak selalu berhasil pada percobaan pertama, jadi jangan putus asa :) Kuncinya adalah penggunaan konsistensi royal icing yang tepat, kombinasi warna, dan mengendalikan aliran gula semi cair ini.

1. Gunakan royal icing kaku untuk outline atau tulisan tipis
Bila kamu ingin mewarnai seluruh permukaan kue dengan satu warna yang sama, tentu mudah untuk mengisinya. Cukup dengan royal icing yang agak encer (atau medium stiffness), kemudian spuit dengan jarak yang sempit dan tekanan yang sama.
Tapi, tidak jarang kita berkreasi dengan menggunakan warna tua sebagai outline, dan warna muda untuk 'isi'nya. Coba gambar dulu outline kemudian biarkan beberapa menit hingga kering, hasilnya akan lebih rapi.

2. Alat ajaib: tusuk gigi
Gunakan tusuk gigi untuk merapikan ujung outline yang terlalu tebal, sehingga dapat diisi dengan rapi pula.
20140131_royal icing tips
3. Isi dengan royal icing yang agak encer.
Royal icing yang encer dibuat dengan menambahkan sedikit air pada royal icing kaku, lalu aduk hingga rata.
Spuit dengan jarak sempit sekitar 2mm, agar royal icing dapat menyatu dan hasilnya tidak terlalu tebal.

4. Voila! hiasan rapi sempurna :)

Gampang kan? makanya Ayo Baking!

Leave a reply

CAPTCHA Image

<< back to our blog
2013 © by ayobaking.com - all materials are respectively owned by ayobaking.com